Dampak Tentang Pengalaman Jangkauan Keahlian Studi Kasus Sertifikasi Wawasan Kontak English
Fahri M. Koly, Community Health Officer
Portofolio · Kesehatan Masyarakat

Fahri M. Koly

Community Health Officer · Public Health & WASH Programming · STBM Facilitator

Sekarang Wahana Visi Indonesia Community Health Officer · sejak Maret 2026 Ruteng, Manggarai, NTT
58 Desa mencapai ODF Pemicuan di 80 desa bersama 150+ kader · Gorontalo Utara, 2020–2023
46,2% Pengetahuan kader naik 35 kader Posyandu di 3 Pustu · NTT, 2026
Wilayah tugas Gorontalo 2016–2025 → NTT 2026–kini Lihat jangkauan kerja
“Faktor terpenting bukan dana atau teknologi, melainkan kepemilikan komunitas.”
Refleksi dari pendampingan 58 desa ODF
7+tahun
7kab/kota
200+RT disurvei
S.KM Universitas Gorontalo · 20+ sertifikat (Google, Johns Hopkins)
Hasil Terukur

Sekilas Dampak

Angka nyata dari komunitas di Indonesia Timur

58
Desa Mencapai ODF
Gorontalo Utara, 2020–2023
50%
Peningkatan Progres ODF
Di 5 desa target
150+
Kader Didampingi
Gorontalo Utara, 2020–2023
25%
Penurunan Kasus Diare
Kontribusi, Gorontalo Utara
46,2%
Peningkatan Pengetahuan Kader
35 kader Posyandu, NTT
80
Desa Dipicu
Pemicuan STBM, 2020–2023
200+
Rumah Tangga Disurvei
Akurasi 98% (Survei SKI 2023)
150+
BUMDes & UMKM Disurvei
Survei dampak COVID-19
Tentang Saya

Ringkasan Profesional

Saya Community Health Officer di Wahana Visi Indonesia (Maret 2026 – sekarang, Ruteng, Manggarai, NTT). Fokus saya memperkuat kader Posyandu, alur rujukan, Integrasi Layanan Primer (ILP), dan pelaporan digital dengan cadangan manual untuk wilayah bersinyal lemah.

Sebelumnya, selama tujuh tahun saya bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara dan Provinsi Gorontalo. Saya melakukan pemicuan STBM di 80 desa, mendampingi 58 desa mencapai status ODF bersama 150+ kader, dan di tingkat provinsi melatih fasilitator STBM serta membimbing 6 kabupaten/kota menuju target ODF dan STBM, yang berkontribusi pada penurunan 25% kasus diare.

Saya terampil dalam fasilitasi partisipatif, pelatihan kader, pengumpulan dan validasi data lapangan (SKI 2023: 200+ rumah tangga, akurasi 98%), serta koordinasi lintas pihak dengan puskesmas, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat.

Berbasis Di
Ruteng, Manggarai, NTT
Peran Saat Ini
Petugas Kesehatan Komunitas
Organisasi
Wahana Visi Indonesia
Pendidikan
S.KM — Universitas Gorontalo
Fokus Area
WASH · STBM · PHC · M&E · Data
Perjalanan Karier

Pengalaman Profesional

Maret 2026 – Sekarang
Wahana Visi Indonesia · NTT, Indonesia

Petugas Kesehatan Komunitas

Pelatihan & Pendampingan Kader Penguatan Rujukan
  • Memimpin pelatihan di tempat kerja (OJT) untuk 35 kader Posyandu di 3 Pustu (Rado, Wotok, Gumbang), dengan peningkatan pengetahuan 46,2% (pre-test 65 → post-test 95) tentang protokol kunjungan rumah, kesehatan siklus hidup, tanda bahaya, dan pelaporan digital.
  • Memperkuat rujukan dari komunitas ke fasilitas kesehatan melalui pemetaan partisipatif di wilayah kerja Puskesmas Pagal, skoring kesiapan desa, serta identifikasi desa prioritas dan celah layanan.
  • Mendukung penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu agar alur layanan terstandar dan terintegrasi dengan kelas ibu hamil dan balita.
  • Mendigitalisasi laporan kunjungan rumah kader dengan Google Form, dengan checklist manual sebagai cadangan untuk wilayah bersinyal lemah.
  • Melibatkan kepala desa Rado dan Riung, yang berkomitmen menerbitkan Surat Edaran untuk mendukung kunjungan rumah kader, selaras dengan empat pilar inti proyek.
September 2025
Good Geographic Grid · Gorontalo Utara, Gorontalo

Pengumpul Data (Enumerator)

Pengumpulan Data Lapangan
  • Melakukan pengumpulan data pertanian di titik sampel yang ditentukan sesuai sepenuhnya dengan pedoman survei nasional untuk sektor pertanian.
Januari 2024 – Juli 2025
Dinas Kesehatan Gorontalo Utara · Gorontalo

Fasilitator STBM Lepas (1 thn 7 bln)

Fasilitasi STBM Pendekatan Partisipatif
  • Memimpin pelatihan dan pendampingan untuk implementasi STBM di 5 desa di Gorontalo, mendorong peningkatan 50% dalam kemajuan Bebas Buang Air Besar Sembarangan (ODF) melalui rencana aksi terstruktur dan pengembangan tim lokal.
  • Mengembangkan rencana aksi komprehensif dan memantau hasil sambil melibatkan lebih dari 100 anggota komunitas lokal dalam inisiatif kesehatan dan sanitasi berkelanjutan.
Januari 2020 – Desember 2023
Dinas Kesehatan Gorontalo Utara · Gorontalo

Petugas Pengembangan Komunitas (4 thn)

Pengembangan Komunitas Pemrograman Kesehatan Masyarakat
  • Melakukan pemicuan STBM di 80 desa se-Kabupaten Gorontalo Utara dan melatih sanitarian Puskesmas untuk melakukan pemicuan secara mandiri.
  • Mendampingi 58 desa mencapai status ODF dengan metode partisipatif, bersama pemerintah daerah dan 150+ kader.
  • Memverifikasi status SBS dan STBM tingkat desa serta mengoordinasikan data akses sanitasi dengan Dinas PU dan Dinas PMD.
Agustus – Oktober 2023
Kementerian Kesehatan RI · Kab. Gorontalo Utara

Pengumpul Data (Enumerator) — SKI 2023 (3 bln)

Validasi Data
  • Mengumpulkan data SKI 2023 dari lebih dari 200 rumah tangga melalui wawancara terstruktur, mencapai akurasi 98% melalui proses validasi lapangan yang ketat.
  • Berkontribusi data dan wawasan berkualitas tinggi yang divalidasi ke laporan kesehatan nasional yang berfokus pada akses sanitasi dan indikator kesehatan komunitas.
November – Desember 2021
RISED · Gorontalo Utara, Gorontalo

Pengumpul Data (Enumerator) (2 bln)

Penulisan Laporan
  • Menyurvei 50+ BUMDes dan 100+ UMKM tentang dampak sosial ekonomi COVID-19.
  • Melakukan wawancara mendalam yang menjadi dasar rekomendasi kebijakan dan membuka investasi lokal Rp 500 juta.
Januari – Desember 2019
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo · Gorontalo

Petugas Pengembangan Komunitas (1 thn)

Pelatihan Kader Mobilisasi Komunitas
  • Melatih 6 fasilitator STBM dan tenaga sanitasi Puskesmas, serta membimbing 6 kabupaten/kota menuju status ODF dan STBM.
  • Memfasilitasi 40 desa mencapai status ODF melalui pelatihan untuk 100+ kader, dengan peningkatan partisipasi masyarakat 60%.
  • Mengelola data website STBM nasional, memantau progres kabupaten/kota, dan memverifikasi status SBS dan STBM.
Februari – Desember 2016
Universitas Gorontalo · Gorontalo

Petugas Jaminan Mutu (11 bln)

Manajemen Data
  • Mengembangkan lebih dari 20 Prosedur Operasional Standar (SOP) dan alat akreditasi yang meningkatkan efisiensi audit internal sebesar 30%.
  • Mendukung pemantauan kualitas akademik dan inisiatif perbaikan berkelanjutan untuk fakultas kesehatan, memperkuat standar institusional dan kepatuhan.
September 2011 – Agustus 2015
Universitas Gorontalo

Gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM.)

Jangkauan Kerja

Satu provinsi penuh, puluhan desa, dua pulau

Peta diperbesar bertahap: Indonesia, Provinsi Gorontalo, lalu Manggarai, NTT.

01

Indonesia

Gorontalo 2016–2025 → Nusa Tenggara Timur 2026–kini

Gorontalo · 2016–2025Ruteng, NTT · 2026–kini±1.060 km
Provinsi GorontaloNusa Tenggara Timur
Dua provinsi, satu garis perjalanan

Sepuluh tahun kerja lapangan berpindah dari Sulawesi ke Flores: tujuh kabupaten/kota, dari kantor dinas provinsi hingga Pustu di desa.

2provinsi
7kabupaten/kota
80desa dipicu
9posisi, 2016–2026
02

Provinsi Gorontalo

2019: seluruh 6 kabupaten/kota · 2020–2025: STBM di Gorontalo Utara

BoalemoBone BolangoKab. GorontaloGorontalo UtaraPohuwatoKota Gorontalo
Gorontalo Utara (2020–2025)Kab/kota lain yang dibimbing (2019)Kota Gorontalo (2016)
Gorontalo Utara · wilayah dampingan
58dari 123 desa dampingan kini ODF
123desa dampingan
80desa dipicu

Desa ODF per kecamatan (akses sanitasi 100%)

  • Kwandang12
  • Sumalata7
  • Sumalata Timur6
  • Tolinggula6
  • Atinggola5
  • Monano5
  • Biau4
  • Tomilito4
  • Anggrek3
  • Gentuma Raya3
  • Ponelo Kepulauan3
03

Manggarai, NTT

2026–kini · Wahana Visi Indonesia

ManggaraiManggarai BaratManggarai TimurNagekeoNgadaRuteng
Kabupaten ManggaraiRuteng
Kecamatan Cibal, Manggarai
Wilayah Puskesmas Pagal
Pemetaan rujukan partisipatif dan skoring kesiapan desa.
3 Pustu: Rado, Wotok, Gumbang
OJT untuk 35 kader Posyandu.
Desa Rado & Riung
Kepala desa berkomitmen menerbitkan Surat Edaran untuk kunjungan rumah kader.
35kader Posyandu
46,2%pengetahuan naik

Batas wilayah: geoBoundaries (BPS, WFP, OCHA), CC BY 3.0 IGO. Data desa: Data Akses Sanitasi Gorontalo Utara 2025. Jarak garis lurus Gorontalo–Ruteng ±1.060 km.

Keahlian Utama

Kompetensi Inti

Pemrograman Kesehatan Masyarakat

Pelayanan Kesehatan Primer Penguatan Posyandu Kesehatan Ibu & Anak Sistem Rujukan

WASH & Sanitasi

Fasilitasi STBM Verifikasi ODF Perubahan Perilaku Promosi Kebersihan

Pengembangan Komunitas

Metode Partisipatif Mobilisasi Komunitas Pelatihan & Pendampingan Kader Tata Kelola Desa

Data & Pemantauan

Pengumpulan Data Lapangan Validasi Data Microsoft Excel Kerangka Kerja M&E Penulisan Laporan

Keterlibatan Pemangku Kepentingan

Koordinasi Pemerintah Advokasi Kebijakan Kolaborasi Lintas Sektor

Manajemen Program

Pengembangan Rencana Aksi Koordinasi Multi-Desa Pengembangan SOP Dokumentasi
Studi Kasus

Cerita di Balik Angka

Pemicuan STBM bersama warga Gorontalo Utara
Studi kasus 01

58 Desa Menuju ODF

Dinkes Kab. Gorontalo Utara · 2020–2023
80desa dipicu
58desa ODF
25%kontribusi penurunan diare

Tantangan. Puluhan desa di Gorontalo Utara masih buang air besar sembarangan, dan angka diare tinggi. Perubahan perilaku tidak bisa dipaksakan dari luar.

Pendekatan. Pemicuan STBM partisipatif di 80 desa, melatih sanitarian Puskesmas untuk memicu secara mandiri, dan mendampingi 150+ kader desa hingga verifikasi SBS.

Hasil. 58 desa mencapai status ODF, berkontribusi pada penurunan 25% kasus diare di wilayah dampingan.

“Ketika kader merasa bertanggung jawab atas hasilnya, program sanitasi terus berlanjut bahkan setelah dukungan eksternal berakhir.”
Pendampingan kader Posyandu bersama tenaga kesehatan di NTT
Studi kasus 02

Penguatan Kader & Rujukan di NTT

Wahana Visi Indonesia · 2026–kini
35kader Posyandu
46,2%pengetahuan naik
3Pustu

Tantangan. Komunitas terpencil di NTT menghadapi kesenjangan layanan kesehatan primer, dan kader belum mendapat pelatihan terstandar tentang kunjungan rumah dan tanda bahaya.

Pendekatan. OJT untuk kader di Pustu Rado, Wotok, dan Gumbang, pemetaan rujukan partisipatif di wilayah Puskesmas Pagal, serta penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu.

Hasil. Pengetahuan kader naik 46,2% (pre-test 65 → post-test 95), dan kepala desa Rado serta Riung berkomitmen menerbitkan Surat Edaran untuk kunjungan rumah.

“Tujuannya bukan sepenuhnya digital, melainkan sepenuhnya akuntabel.”
Wawancara survei dampak COVID-19 bersama pelaku usaha desa
Studi kasus 03

Survei Pemulihan Ekonomi COVID-19

RISED · Nov–Des 2021
50+BUMDes
100+UMKM
Rp 500 jtinvestasi lokal

Tantangan. COVID-19 memukul ekonomi lokal di Gorontalo. BUMDes dan UMKM membutuhkan bukti untuk perencanaan pemulihan.

Pendekatan. Survei terstruktur kepada 50+ BUMDes dan 100+ UMKM, dilanjutkan wawancara mendalam tentang dampak sosial ekonomi.

Hasil. Rekomendasi kebijakan yang membuka investasi lokal Rp 500 juta.

Kredensial

Sertifikasi & Pengembangan Profesional

20 kursus dikelompokkan ke dalam empat bidang.

8

Epidemiologi & Kesehatan Masyarakat

Johns Hopkins University
Lihat daftar kursus
  • Epidemiology in Public Health Practice Specialization
  • Essential Epidemiologic Tools for Public Health Practice
  • Outbreaks and Epidemics
  • Surveillance Systems: Analysis, Dissemination & Special Systems
  • Surveillance Systems: The Building Blocks
  • Public Health in Humanitarian Crises 2
  • Health Data and Indicators in Public Health Practice
  • Health for All Through Primary Health Care
7

Analisis Data

Google
Lihat daftar kursus
  • Foundations: Data, Data, Everywhere
  • Share Data Through the Art of Visualization
  • Ask Questions to Make Data-Driven Decisions
  • Use Google Forms to Analyze User Research Data
  • Analyze Data to Answer Questions
  • Process Data from Dirty to Clean
  • Prepare Data for Exploration
3

AI untuk Pekerjaan

Pengembangan profesional
Lihat daftar kursus
  • Trustworthy Generative AI
  • Prompt Engineering for ChatGPT
  • ChatGPT Advanced Data Analysis
2

Pengembangan Profesional

Berbagai penyedia
Lihat daftar kursus
  • Risk Management Framework — Verification & Validation
  • Engaging Your Virtual Audience

Kompetensi Inti

Pengembangan Komunitas Pemrograman Kesehatan Masyarakat Fasilitasi STBM & Inisiatif Sanitasi Pengumpulan & Validasi Data Lapangan Pelatihan, Pendampingan & Pengembangan Kapasitas Keterlibatan Pemangku Kepentingan & Advokasi Kebijakan Pemantauan & Evaluasi (M&E) Pendekatan Partisipatif Microsoft Excel & Manajemen Data Penulisan Laporan & Dokumentasi
Refleksi

Perspektif dari Lapangan

Dalam pengalaman saya membimbing 58 desa mencapai status ODF, faktor terpenting bukanlah pendanaan atau teknologi — melainkan kepemilikan komunitas. Ketika pemimpin desa mengeluarkan surat edaran resmi dan para kader merasa bertanggung jawab atas hasilnya, program sanitasi dapat terus berlanjut bahkan setelah dukungan eksternal berakhir.
Kekuatan Kepemilikan Komunitas dalam Sanitasi
Salah satu perubahan paling berdampak yang saya saksikan adalah pergeseran dari perencanaan desa berbasis intuisi menjadi berbasis bukti (data). Ketika kami memperkenalkan pemantauan sistematis di Gorontalo, penurunan 25% kasus diare bukanlah sebuah kebetulan — itu adalah hasil dari para kader yang memiliki data nyata untuk mengambil keputusan nyata.
Pengambilan Keputusan Berbasis Data di Tingkat Desa
Di komunitas terpencil NTT, kami selalu menghadapi dilema: dorongan untuk pelaporan kesehatan digital versus kenyataan konektivitas yang buruk. Pendekatan saya selalu hibrida — alat digital untuk kualitas data, cadangan manual untuk ketahanan. Tujuannya bukan untuk sepenuhnya digital; melainkan sepenuhnya akuntabel.
Menjembatani Kesenjangan Digital dalam Sistem Kesehatan Terpencil
Terhubung

Mari Ciptakan Dampak Bersama

Terbuka untuk peluang di bidang Kesehatan Masyarakat, WASH, Pengembangan Komunitas, dan Pelayanan Kesehatan Primer dengan LSM maupun organisasi internasional.

Data Anda hanya digunakan untuk membalas pesan ini.